HKBP Digital
Huria Kristen Batak Protestan • Pelayanan Firman

Alkitab Bahasa Indonesia

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”

— Mazmur 119:105
Kitab: Mazmur (Perjanjian Lama) Pasal: 33 dari 150 Pasal
Firman Tuhan

Mazmur 33

1

Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam Tuhan! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur.

2

Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!

3

Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!

4

Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.

5

Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia Tuhan.

6

Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.

7

Ia mengumpulkan air laut seperti dalam bendungan, Ia menaruh samudera raya ke dalam wadah.

8

Biarlah segenap bumi takut kepada Tuhan, biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia!

9

Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.

10

Tuhan menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa;

11

tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.

12

Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah Tuhan, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!

13

Tuhan memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia;

14

dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi.

15

Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.

16

Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.

17

Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.

18

Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,

19

untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

20

Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan. Dialah penolong kita dan perisai kita!

21

Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

22

Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.